Short Narrative! One

Short Narrative! One



Hello Everyone! 

Welcoming for new content!! 

Apa tuh short narrative? So, pada konten ini aku akan membagikan narasi singkat atau penjelasan-penjelasan singkat dari topik yang tidak ditentukan jenisnya, yang telah (pernah) aku pelajari maupun aku baca dari berbagai sumber yang aku dapat. Oke tanpa penjelasan yang lebih panjang, aku akan membagikan short narrative perdana kuu. Happy reading!

_________________

Dalam buku nya Haemin Sunim yang berjudul "Love For Imperfect Things" pada chapter ke-2: Family yaitu understanding our fathers, memaparkan ada 5 prototypes of father-child relationships (prototipe hubungan ayah-anak). prototype sendiri bisa diartikan sebagai sebuah gambaran/ bentuk dasar Jadi ada beberapa kasus didalam keluarga yang menyebabkan hubungan antara anak dengan ayah menjadi jauh lebih sulit ketimbang dengan ibu. Terutama ini terjadi kepada anak lelaki. Diantaranya yaitu;

  1. Sang ayah punya kebiasaan buruk pada standar kasih sayang yang dibuat, kemudian sang anak pun menjadi takut dan merasa engga nyaman untuk berada dilingkungan ayahnya. Akhirnya membuat anak jadi engga terbuka dan engga bisa jujur untuk mengatakan apapun dihadapan ayahnya.
  2. Sang ayah memiliki masalah terhadap istri (ibu) dari anaknya. Sehingga membuat sang anak akhirnya lebih punya rasa empati kepada ibu, dan memendam kemarahan kepada ayah. Membuat anak jauh lebih sulit bertumbuh dewasa bersama sang ayah.
  3. Ketika sang ayah memiliki ekspektasi yg berlebih terhadap anak. Kesuksesan sangat penting dicapai oleh anaknya dengan kerja keras. Biasanya anak menjadi sosok yang “workaholic” dan tidak dapat bersantai.
  4. Hampir sama dengan point ketiga, ketika anak tumbuh menjadi sosok yang jenius, mereka akan merasa adanya perlakuan untuk membatasi sesuatu yang dilakukan oleh sang ayah namun sang anak tidak menginginkan itu. Ini terjadi karena ayahnya tidak benar-benar mengetahui seperti apa kehidupan mereka sebenarnya. ke Maka, anak-anak seperti ini sangat sayang kepada ayahnya tetapi disisi lain mereka pun engga selalu menghormati ayah mereka sendiri.
  5. Anak-anak yang telah kehilangan ayahnya sedari kecil. Ketidakhadiran seorang ayah dalam hidupnya sangat mereka sadari hingga mereka tumbuh dewasa. Lalu sang anak hanya bisa merindukannya. Walaupun tidak adanya kehadiran sang ayah, mereka akan teetap mengingat bahwa ayah mereka adalah seorang pahlawan. 
Dalam buku ini juga menyatakan bahwa gambaran seperti ini terjadi secara asli/memang dialami berdasarkan kejadian yang sudah dirasakan oleh beberapa anak. 


that's all

Terimakasih telah membaca.

Posting Komentar

0 Komentar